• Deskripsi

    • Sistem Informasi Mitigasi Bencana (SIMBA) adalah layanan informasi peringatan dini dan tanggap darurat bencana berbasis data penginderaan jauh. Informasi ini ditujukan sebagai bahan masukan bagi para pemangku kepentingan (diantaranya: Kementerian Lingkungan dan Kehutanan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, pemerintah daerah dll)) baik di tingkat pusat maupun di tingkat daerah terkait kondisi sebelum, pada saat, dan sesudah terjadinya bencana.

  • Dasar Hukum

    • 1) Undang Undang No 21 tahun 2013 tentang Keantariksaan. 2) Peraturan Presiden No 49 tahun 2015 tentang Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional.

  • Syarat

  • Prosedur atau Pedoman Penggunaan

    • Untuk mengakses Sistem Informasi Mitigasi Bencana (SIMBA) LAPAN harus memiliki akses internet, layanan Sistem Informasi Mitigasi Bencana (SIMBA) dapat diakses melalui http://pusfatja.lapan.go.id/SIMBA. Didalam layanan SIMBA terdapat berbagai informasi yang disajikan, pengguna dapat memilih layanan mana yang ingin dilihat.

  • Sarana dan Prasarana

    • Data utama yang digunakan adalah data satelit Terra/Aqua MODIS, NOAA AVHRR, MTSAT-1R, QMorph, dan TRMM.

  • Kontak Penyelenggara

    • Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh - LAPAN, Jl. Kalisari No. 8, Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta 13710, Telp. (021) 8710065, Fax. (021) 8722733, Website www.pusfatja.lapan.go.id

  • Info Tambahan

    • Jenis informasi yang disajikan diantaranya : 1. Kondisi liputan awan dan curah hujan dari data satelit 2. Sistem Peringkat Bahaya Kebakaran (SPBK) 3. Pemantauan kondisi titik panas (hotspot) 4. Kabut asap kebakaran, dan informasi bekas lahan terbakar 5. Informasi potensi banjir 6. Informasi potensi banjir/kekeringan di wilayah pertanaman padi 7. Informasi letusan gunung berapi Periode waktu informasi yang diberikan diperbaharui secara periodik harian, 8-harian, atau bulanan. Data satelit resolusi menengah dan tinggi digunakan untuk memberikan informasi tanggap darurat bencana saat dan sesudah kejadian bencana.