img

Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Sumedang adalah salah satu Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Deputi Bidang Sains Antariksa dan Atmosfer LAPAN. Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Sumedang dirintis sejak tahun 1975. Pada tahun tersebut telah dilakukan pengamatan aktivitas radio matahari yang bekerja pada frekuensi 200 MHz. Pembangunan fisik dimulai pada tahun 1977 dan peresmiannya dilakukan oleh Ketua LAPAN, Marsda TNI (Pur) dr. R. Sunaryo pada tanggal 13 Maret 1980 sebagai Stasiun Pengamat Matahari, Haurngombong, Tanjungsari. Lebih dikenal dengan nama Stasiun Pengamat Matahari Tanjungsari. Pada tahun 1989 Stasiun Pengamat Matahari Tanjungsari berganti nama menjadi Stasiun Pengamat Matahari dan Ionosfer Sumedang. Setelah itu, kembali berganti nama menjadi Stasiun Pengamat Dirgantara Tanjungsari pada April 2001. Sejalan dengan perkembangan misi yang diembannya, maka Stasiun Pengamat Dirgantara Tanjungsari berganti nama menjadi Loka Pengamatan Dirgantara Sumedang pada tahun 2011. Berdasarkan Perka LAPAN No. 05 tahun 2011 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis LAPAN. Pada tahun 2015 berganti nama menjadi Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Sumedang. Berdasarkan Perka LAPAN No. 15 tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer. Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Sumedang berlokasi di Jl. Raya Bandung - Sumedang KM. 31, Desa Haurngombong, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat. Kode Pos masih menginduk pada Kecamatan Tanjungsari, yaitu 45362. Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Sumedang disingkat dengan nama BPAA Sumedang atau LAPAN Sumedang. Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Sumedang memiliki tugas melaksanakan pengamatan, perekaman, pengolahan, dan pengelolaan data antariksa dan atmosfer.

Galeri

Dasar Hukum

> Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2013 tentang Keantariksaan

> Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 49 tahun 2015 tentang Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN)

> Peraturan Kepala LAPAN Nomor 8 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN)

> Peraturan Kepala LAPAN Nomor 15 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer

Persyaratan

Pelayanan Kunjungan Ilmiah

> Surat Permohonan Kunjungan Ilmiah yang ditujukan kepada Kepala Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Sumedang

Pelayanan Permintaan Data

> Surat Permohonan Permintaan Data yang ditujukan kepada Kepala Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Sumedang

> Mengisi Formulir Permohonan Informasi Publik

> Memperlihatkan Kartu Tanda Penduduk atau Kartu Tanda Mahasiswa

Pelayanan Praktik Kerja Lapangan

> Surat Permohonan Praktik Kerja Lapangan yang ditujukan kepada Kepala Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Sumedang

Prosedur atau Pedoman Penggunaan

Pelayanan Kunjungan Ilmiah

> Pemohon mengajukan Surat Permohonan kepada Kepala Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Sumedang

> Kepala Balai mengkaji permintaan pemohon untuk memutuskan apakah layanan dapat diberikan atau tidak. Jika permohonan tidak dapat dipenuhi maka dibuatkan Surat Balasan kepada pemohon yang disertai alasan penolakan melalui Kepala Subbagian Tata Usaha. Jika permohonan diterima Kepala Balai menugaskan Tim Layanan untuk memroses permintaan

> Tim Layanan memberikan pelayanan kepada pemohon.

Pelayanan Permintaan Data

> Pemohon mengajukan Surat Permohonan kepada Kepala Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Sumedang

>  Kepala Balai mengkaji permintaan pemohon untuk memutuskan apakah  layanan dapat diberikan atau tidak. Jika permohonan tidak dapat dipenuhi  maka dibuatkan Surat Balasan kepada pemohon yang disertai alasan  penolakan melalui Kepala Subbagian Tata Usaha/Sekretaris PPID. Jika permohonan diterima  Kepala Balai menugaskan Tim Layanan untuk memroses permintaan

> Tim Layanan memberikan pelayanan kepada pemohon.

Pelayanan Praktik Kerja Lapangan

> Pemohon mengajukan Surat Permohonan kepada Kepala Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Sumedang

>  Kepala Balai mengkaji permintaan pemohon untuk memutuskan apakah  layanan dapat diberikan atau tidak. Jika permohonan tidak dapat dipenuhi  maka dibuatkan Surat Balasan kepada pemohon yang disertai alasan  penolakan melalui Kepala Subbagian Tata Usaha. Jika permohonan diterima  Kepala Balai menugaskan Tim Layanan untuk memroses permintaan

> Tim Layanan memberikan pelayanan kepada pemohon.

Sarana dan Prasarana

Luas Lahan : 1,4 ha

Peralatan Pengamatan : Fluxgate Magnetometer, Teleskop Lunt Engineering 70 ED, Teleskop Celestron 8”, Teleskop Celestron 11”, Teleskop Celestron Astromaster 130, Solar Radio Spektrograph SN 4000, Callisto, CADI (Canadian Advanced Digital Ionosonde) , GRBR (GNU – Radio Beacon Receiver) , GPS Scinda, Automatic Weather Station (AWS) Vaisalla, Automatic Weather Station (AWS) Davis, Radar Hujan Furuno,, Sky Quality Meter (SQM)

Fasilitas Perkantoran : Pos Satuan Pengamanan, Gedung Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), Gedung Meteo (Phoenix), Gedung Optik Matahari (Centaurus), Gedung Administrasi (Tata Usaha dan Kepala Balai), Gedung Radio Matahari (Orion), Taman Meteo, Gedung Optik Matahari (Andromeda), Rumah Negara Kepala Balai, Rumah Negara Kepala Subbag. TU, Mess Tamu, Gedung Antariksa I (Aula, Galeri), Gedung Antariksa II (Aula, Arsip, Magnetometer), Jalan Lingkungan Kantor  


Kontak Penyelenggara

Surat : Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Sumedang, Jl. Raya Bandung Sumedang, KM 31, Sumedang, 45362, Jawa Barat

Telepon : (022) 7911 262

Faksimile : (022) 7911 261

Email : lapan.sumedang@lapan.go.id

Informasi Lainnya

Lokasi BPAA Sumedang (Google Maps)

Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Sumedang juga melaksanakan fungsi :
a.    Penyusunan rencana kegiatan dan anggaran
b.    Pelaksanaan pengamatan, perekaman, pengolahan dan pengelolaan data antariksa dan atmosfer
c.    Pengembangan, pengoperasian dan pemeliharaan peralatan pengamatan antariksa dan atmosfer
d.    Pelaksanaan kerjasama teknis dibidang pengamatan antariksa dan atmosfer
e.    Pemberian layanan publik penerbangan dan antariksa
f.     Evaluasi dan penyusunan laporan kegiatan
g.    Pelaksanaan urusan keuangan, sumberdaya manusia aparatur, tatausaha, penatausahaan Barang Milik Negara dan rumahtangga.

Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Sumedang memiliki visi yaitu sebagai Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer yang andal untuk mewujudkan Indonesia yang maju dan mandiri. Dalam mencapai visi, Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Sumedang mempunyai misi yaitu meningkatkan kualitas produk data dan informasi antariksa dan atmosfer.

Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Sumedang juga memiliki tujuan dan sasaran strategis yang ingin dicapai. Tujuan strategis Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Sumedang adalah :
a.    Terwujudnya sistem pengamatan, akuisisi, pengolahan dan pengelolaan data yang memenuhi standar dan prosedur
b.    Terwujudnya layanan prima data antariksa dan atmosfer bagi masyarakat.

Sedangkan sasaran strategis Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Sumedang adalah :
a.    Tersedianya data sains antariksa dan atmosfer
b.    Terselenggaranya layanan pengguna sains antariksa dan atmosfer
c.    Terselenggaranya operasional peralatan akuisisi data antariksa dan atmosfer
d.    Meningkatnya kapasitas sumber daya manusia aparatur lingkup Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Sumedang
e.    Tersedianya informasi valid, handal dan mudah diakses lingkup Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Sumedang
f.    Terkelolanya DIPA Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Sumedang secara optimal.

Sesuai dengan tugasnya, maka kegiatan sehari-hari Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Sumedang adalah melaksanakan pengamatan, perekaman, pengolahan, dan pengelolaan data antariksa dan atmosfer yang meliputi kegiatan sebagai berikut :
a.    Pengamatan optik matahari
b.    Pengamatan radio matahari
c.    Pengamatan medan magnet bumi
d.    Pengamatan lapisan ionosfer
e.    Pengamatan cuaca.